Seseorang
yang benar-benar taat dan berkhidmat kepada Allah swt., akan diberi empat puluh
kemuliaan; dua puluh kemuliaan dunia, dan dua puluh kemuliaan akhirat.
Keempat
puluh kemuliaan itu adalah:
1.
Mendapatkan pujian dan disebut oleh Allah. Sungguh mulia seseorang yang
mendapatkan kedua hal tersebut dari Allah.
2.
Diagungkan dan dimuliakan oleh Allah.
3.
Dicintai oleh Allah Ta’ala semasa hidup di dunia.
4.
Selama hidup di dunia, karena taat dan tawakkal sehingga seolah-olah Allah
menjadi wakilnya dalam segala urusan. Semua urusan Allah yang mengatur.
5.
Segala rizkinya ditanggung oleh Allah, dengan perubahan dan keadaan satu ke
keadaan yang lain tanpa kesulitan berarti, serta tidak mendatangkan dampak
negatif.
6.
Mendapatkan pertolongan Allah dari segala niat buruk atau jahat musuh.
7.
Tidak merasa kuatir, karena Allah senantiasa menentramkan hatinya.
8.
Derajat kemuliaannya terangkat. Sebab kemuliaannya tidak pernah dinodai dengan
berkhidmat kepada dunia, makhluk dan ahli dunia. Bahkan ia tidak sudi
dikhidmati dunia dan para penguasa dunia.
9.
Himmahnya diangkat oleh Allah hingga puncak. Tidak tersentuh kotoran dunia dan
ahlinya, tidak tergiur oleh kebohongan dan segala yang dapat melalaikan akhirat
dan Allah Ta’ala.
10.
Kekayaan hati, dimana melebihi kekayaan materi. Hatinya ikhlas, lapang dada,
tidak terkejut dengan berbagai kejadian, dan tidak bersedih karena ketiadaan.
11.
Hatinya bersih, sehingga memudahkan menerima segala ilmu dan rahasia, serta
hikmah.
12.
Bersabar dan ikhlas menerima segala cobaan serta musibah yang terjadi akibat
kelakuan dan kejahatan musuh.
13.
Dihormati dan disegani orang lain. Bahkan raja zhalim sekalipun menaruh simpati
kepadanya.
14.
Dicintai orang lain. Semua orang mengagungkan, mencintai, dan memuliakannya.
15.
Setiap tutur katanya mendatangkan banyak kebaikan. Bahkan setiap nafasnya pun
mendatangkan kebaikan. Sehingga orang lain mengharap kebaikan darinya.
16.
Bumi, langit dan laut tunduk padanya.
17.
Semua binatang tunduk dan takluk kepadanya.
18.
Mempunyai kunci-kunci bumi.
19.
Menjadi pimpinan dan mempunyai pengaruh dalam pintu Rabbul-Izzati. Ia mencari
wasilah dengan berkhidmat kepada Allah, menginginkan barakah dari Allah swt.
20.
Allah mengabulkan doanya.
21.
Diringankan sakratul mautnya. Sedangkan sakratul maut itu paling dikuatirkan
oleh para Nabi, sehingga mereka pun mohon diringankan sakratul mautnya.
Sehingga ada seorang wali yang melaluinya seperti meneguk air.
Allah
Ta’ala berfirman:
اَلَّذِيْنَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَآئِكَةُ
طَيِّبِيْنَ
(yaitu)
orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik... (QS. An-Nahl [16]: 32).
22.
Tetap dalam ma’rifat dan iman.
Firman
Allah ‘Azza wa Jalla:
يُثَبِّتُ اللهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا
بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْاخِرَةِ
Allah
meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam
kehidupan di dunia dan di akhirat... (QS. Ibrahim [14]: 27).
23.
Allah melimpahkan kebahagiaan kepadanya, juga keridhaan, sehingga ia senantiasa
merasa aman.
Allah
Ta’ala berfirman:
أَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا
وَأَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ
Janganlah
kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu
dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. (QS. Fushshilat
[41]: 30).
Dengan
demikian mereka tidak pernah merasa takut terhadap apa-apa yang bakal dialami
di akhirat. Juga tidak kuatir dan bersedih meninggalkan dunia.
24.
Kekal di dalam surge, dekat dengan Allah Ta’ala.
25.Di alam gaib ruhnya digiring ke langit dengan penghormatan, kelemah-lembutan,
dan dianugerahi kenikmatan. Sedangkan sebelum dikuburkan, mayatnya diagungkan.
orang saling berebut untuk menshalatkan mayatnya. Mereka mengharapkan pahala
besar dari perbuatannya itu (mengurusi mayatnya).
26.Dapat menjawab pertanyaan kubur dengan lancar dan benar, sehingga terbebas dari siksa kubur.
27.
Diluaskan dan diterangi kuburnya, berada dalam taman surga hingga hari kiamat.
28.
Ruhnya menghadap Allah dengan tenang. Jasadnya dikuburkan dengan senang, sedang
ruhnya pun merasa senang meski harus berpisah dengan jasad. Dan ruhnya mendapat
penghormatan, disimpan bersama ruh kaum shaleh, serta berbahagia mendapatkan
karunia Allah swt.
29.
Bangkit dari kubur dan berkumpul di padang Mahsyar mendapat penghormatan dan
dimuliakan dengan berkendaraan Buroq.
30.
Roman mukanya berseri-seri dan bersahaja.
Firman
Allah Ta’ala:
وُجُوْهٌ يَّوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ. إِلٰى
رَبِّهَا نَاظِرَةٌ
Wajah-wajah
(orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka
melihat. (QS. Al-Qiyamah [75]: 22-2 3).
Firman-Nya
pula:
وُجُوْهٌ يَوْمَئِذٍ مُسْفِرَةٌ،
ضَاحِكَةٌ مُسْتَبْشِرَةٌ.
Banyak
muka pada hari itu berseri-seri, tertawa dan gembira ria... (QS. ‘Abasa [80]: 38-39).
31.
Aman dari petaka hari kiamat
أَمْ مَنْ يَأْتِيٓ اٰمِنًا يَوْمَ
الْقِيَامَةِ
ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari
kiamat?.... (QS. Fushshilat [41]: 40).
32. Menerima
catatan amal dari sebelah kanan (sebagai pertanda kebaikan dan keselamatan).
33. Diringankan
hisabnya, bahkan ada yang tidak dihisab sama sekali.
34. Timbangan
kebaikannya berat.
35. Menghadap
Rasulullah saw. di telaga, dan meminum air telaga itu sehingga tidak merasa
dahaga dalam waktu sangat lama.
36. Dapat meniti jurang Sirathal-mustaqim dan selamat dari neraka
Jahannam. Bahkan ada yang sama sekali tidak mendengar suara neraka Jahannam.
Kekal apa-apa yang ia inginkan, dan neraka Jahannam dipadamkan bagi mereka.
37. Mampu memberikan syafa’at kepada orang lain di padang Mahsyar
pada hari kiamat, sebagaimana syafa’at yang diberikan para Nabi dan Rasul.
38. Kekuasaan kekal dalam surga.
39. Mendapatkan keridhaan yang agung dari Allah swt.
40. Menghadap Rabbul-’Alamin, Tuhan seru sekalian alam Yang tidak
berawal dan berakhir.
Begitulah yang empat puluh itu sebagai rincian, garis besar dan
pokoknya. Sedangkan rincian lebih jelas dan mendetail bersifat gaib, dan hanya
Allah-lah Yang Mengetahui!
Allah Ta’ala berfirman:
فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ
لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ
Seorangpun
tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat)
yang menyedapkan pandangan mata... (QS. As-Sajdah [32]: 17).
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon