ISLAM RAHMAT BAGI SELURUH UMAT
Diriwayatkan
oleh Ibnu Abbas, Rasulullah saw. mengajak Wahsyi masuk Islam. Maka ia menjawab,
“Bagaimana aku dapat masuk Islam, sedangkan dalam agamamu menerangkan bahwa
siapa saja yang membunuh, musyrik, atau berzina, maka ia akan mendapatkan siksa
berlipat ganda. Padahal aku telah mengerjakan semua itu.”
Kemudian
turun ayat berjkut:
اِلَّا مَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَامِلَ عَمَلًا صَالِحًا
kecuali
orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh.... (QS. Al-Furqan
: 70).
Wahsyi
menjawab, “ini syarat berat yang mungkin aku tidak mampu melaksanakannya.
Adakah selain itu?”
Maka
turun ayat berikut:
اِنَّ اللهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرِكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَادُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَآءُ
Sesungguhnya
Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang
selain dan (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.... (QS. An-Nisa’:
48).
Kata
Wahsyi, “Sekarang aku menjadi ragu. Dapatkah dosaku yang banyak itu diampuni?”
Dan
turunlah ayat berikut:
قَلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٓىٰ اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحَمَةِ اللهِ
Katakanlah,
“Hai hamba-hamba-Ku yang melampui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah
kamu berputus asa dari rahmat Allah.... (QS. Az-Zumar: 53).
Kata
Wahsyi, “Inilah yang aku tunggu.” Maka ia pun masuk Islam!.
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon